gunadi belajar hidroponik April 04, 2026

aku bekerja di toko hidroponik, lebih tepatnya di pabrik produksi nutrisi hidroponik. tugasku di bagian melayani penjualan produk, baik secara offline maupun di marketplace.

pagi ini ada seorang bapak-bapak tua paruh baya, kulihat dari fisiknya mungkin sekitar umur 65 tahun. sesuai dengan umurnya, fisik pasti tidak sebugar anak muda. aku lihat juga cara berjalan beliau sudah tidak sekuat dan setegas anak muda.

aku adalah tipikal orang yang suka mengobrol dengan orang asing (apalagi sukses). biasanya aku menanyai tentang apa yang dilakukan di masa mudanya, bagaimana transisi dari apa yang mereka rintis menuju titik sukses, dan apa yang mereka lakukan sekarang.

bapak-bapak paruh baya tadi namanya pak gunadi. tadi beliau membeli 0,5 liter nutrisi hidroponik, benih selada, dan 14 biji netpot. katanya sedang belajar membudidayakan tanaman hidroponik. cukup menarik mendengar ceritanya, belajar dan memulai hal baru di umur 65 tahun. beliau juga menceritakan bahwa satu tahun lalu telah memulai ternak kambing. kambing garut cross texcel katanya. kambing dengan badan besar khas garut, dan bisa segemuk kambing texcel.

keren juga semangat bapak-bapak satu ini.

kutanyai lagi beliau sebelumnya bergerak di bidang apa, aku penasaran. ternyata beliau adalah alumni mahasiswa arkeolog UGM. bekerja sebagai peneliti pada bidang arkeologi di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), dan pensiun tepat satu tahun yang lalu.

rupanya hidup di masa tua sebagai pensiunan ASN menarik juga ya.